Monday, December 19, 2011

Dahsyatnya Keyakinan Pikiran

Jika Anda berpikir Anda bisa, maka Anda benar. Tapi jika Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda juga benar.

Begitu dahsyatnya kekuatan pikiran kita. Bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Bisa membuat seorang Mahatma Gandhi, seorang pengacara biasa di India, mengumpulkan rakyat dan mengusir Inggris dari India tanpa kekerasan sama sekali. Bisa membuat Wright bersaudara menciptakan pesawat terbang padahal mereka hanyalah montir sepeda. Dan banyak lagi kisah-kisah sukses yang terjadi akibat kekuatan keyakinan manusia.

Sayangnya kekuatan keyakinan ini bagaikan pisau bermata dua. Kita bisa menggunakannya untuk meraih kesuksesan, tapi sebaliknya keyakinan yang salah akan menghambat kita untuk mencapai kesuksesan. Karena semuanya bermula dari Keyakinan. Keyakinan ini akan menumbuhkan Harapan, dan Harapan akan menimbulkan Tindakan. Setelah itu akan muncul Kekuatan dan Hasil. Tapi kalau tidak ada Keyakinan, maka Harapan akan tipis sehingga Tindakan pun akan lemah sehingga pasti tidak akan ada Hasil.

Otak manusia didesain untuk mencari pembenaran akan keyakinannya sendiri. Apabila Anda yakin bahwa Anda adalah seorang pemenang, maka otak Anda akan menggali memory nya untuk mencari data-data yang mendukung Anda untuk menjadi seorang pemenang. Mulai dari juara balap karung waktu tujuh-belasan di kampung saat Anda masih SD, juara kelas waktu SMP, juara joget waktu SMA, dan lain-lain.

Tapi sebaliknya jika Anda yakin diri Anda adalah seorang pecundang, otak Anda pun akan melakukan hal yang sama yaitu mencari data yang mendukung bahwa diri Anda memang seorang pecundang.

Kesalahan dalam memiliki keyakinan akan berakibat fatal. Salah satu cara untuk memiliki keyakinan yang benar adalah dengan melakukan visualisasi tentang kesuksesan. Visualisasikan diri Anda sudah melakukan hal-hal yang benar dan meraih kesuksesan yang diinginkan.

Para atlet di Rusia sudah mempraktekkan hal ini dengan melatih mental mereka untuk meraih kesuksesan. Porsi latihan fisik dan latihan mental hampir berimbang. Itulah salah satu alasan kenapa mereka banyak menempatkan juara-juara dunia di berbagai bidang olah raga.

Karena keyakinan bukanlah sebuah kenyataan, maka kita harus melatih diri untuk menciptakan sebuah keyakinan yang memberdayakan diri kita, bukan sebaliknya. Berikan data-data pendukung yang menyebabkan otak kita menerima keyakinan tersebut, dan pegang teguh keyakinan tersebut dengan berbagai hal yang memberdayakan. Lakukan terus menerus hingga diri Anda menjadi terbiasa dan percaya bahwa kesuksesan memang hak Anda dan sangatlah wajar untuk menjadi sukses!
Indra Hadiwidjaja CFP®
Financial Planner

@rencanakeuangan
@indrahw

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

No comments:

Post a Comment